Hikmah syawalan dan Rihlah FSRMY 1433 H

26 Aug

Remaja Masjid Jogja – Alhamdulillah tak terasa ramadahan 1433 H sudah berakhir mudah-mudahan sahabat remaja masjid tetap istiqomah ya berjuang memakmurkan masjid walau ramadhan sudah lewat.

Ramadhan kemarin memang suasanya asyik banget buat ibadah dan selalu di masjid, sholat 5 waktu ke masjid, tadarus Al-Quran, ngajar Tpa, subuhan habis tu jalan-jalan, takjilan bareng, taraweh bareng teman-teman di kompleks dan kampung pokonya asyik banget buat ke masjid .

Mudah-mudahan nih sahabat masjid tetap istiqomah berjamaah ke masjid walau ramadhan sudah lewat kan kita mau jadi orang yang beruntung nah kata Rosul kalo mau jadi orang yang beruntung hari ini harus lebih baik dari  hari kemarin, kalo orang yang celaka tuh lebih jelek dari hari kemarin dan orang yang sama saja dengan hari kemarin orang yang rugi. Tentunya gak mau kan jadi orang yang rugi apalagi celaka.

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’(HR Muslim)

Alhamdulillah teryata syawalan fsrmy luar biasa bukan sekedar syawalan biasa banyak hikmah yang bisa diambil dari syawalan dan rihlah fsrmy kali ini. Salah satunya selain silaturohmi sekalian  menguatkan ukuwah menambah kekrakraban , bisa piknik sambil menikmati   ciptaan Allah yang maha besar,dan juga  bisa olahraga jalan-jalan bikin sehat .

Sungguh takjub waktu itu ke gembiraloka zoo  dengan suasana baru beruntung fsrmy dapat tiket gratisan hehehe, teryata banyak makhluk makhluk hewan baru didalamnya gak tau sudah sekian lama tak kesana , di bagian reptile saja berapa banyak jenis kadal, kodok, ular berbagai jenis ada didalamnya, padahal ini cuma bagian kecil dari ciptaanNya sugguh dahsyat beraneka ragam jenis dan bentuk.

Hikmah saling memaafkan 

O iya ni numpung masih bulan syawal forum silaturohmi remaja masjid jogja mengucapkan mohon maaf lahir batin  kepada seluruh remaja masjid dimanapun kalian berada mudah-mudahan selalu sehat, dilapangkan rizkinya, dimudahkan hidupnya, dan kita semua bisa bertemu lagi di surga amin ya Allah.

Ngobrolin soal memaafkan numpung masih syawal  teryata menurut penelitian terakhir, para ilmuwan Amerika membuktikan bahwa mereka yang mampu memaafkan adalah lebih sehat baik jiwa maupun raga. Orang-orang yang diteliti menyatakan bahwa penderitaan mereka berkurang setelah memaafkan orang yang menyakiti mereka. Penelitian tersebut menunjukkan bahwa orang yang belajar memaafkan merasa lebih baik, tidak hanya secara batiniyah namun juga jasmaniyah. Sebagai contoh, telah dibuktikan bahwa berdasarkan penelitian, gejala-gejala pada kejiwaan dan tubuh seperti sakit punggung akibat stress [tekanan jiwa], susah tidur dan sakit perut sangatlah berkurang pada orang-orang ini.

Salah satu sifat mulia yang dianjurkan dalam Al Qur’an adalah memaafkan, seperti tertulis dalam firman-Nya :  “Jadilah pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan yang makruf, serta berpalinglah dari pada orang-orang yang  bodoh”. (QS. Al A’raf [7] : 199)

Allah berfirman dalam Hadits Qudsi yang artinya : ” Nabi Musa a.s bertanya kepada Allah : ” Ya Rabbi ! siapakah diantara hamba-Mu yang lebih mulia menurut pandangan-Mu ?” Allah berfirman :” Ialah orang yang apabila berkuasa (menguasai musuhnya), dapat segera memaafkan.” (Kharaithi dari Abu Hurairah r.a)

Perhatikan juga firman Allah SWT berikut ini, “Jika kamu menyatakan sesuatu kebaikan atau menyembunyikan atau memaafkan sesuatu kesalahan (orang lain), maka sesungguhnya Allah Maha Pema’af lagi Maha Kuasa.” (QS an-Nisaa’ [4]: 149)

Dalam ayat lain Allah SWT berfirman:  “… dan hendaklah mereka mema’afkan dan berlapang dada. Apakah kamu tidak ingin bahwa Allah mengampunimu? Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,   .” (QS. An Nuur, 24:22)

Dan perhatikan juga firman Allah SWT berikut ini :  … dan jika kamu maafkan dan kamu santuni serta ampuni (mereka), maka sungguh, Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang. (QS. At Taghaabun, 64:14)

Suatu ketika seorang pria bertanya kepada Rasulullah SAW tentang akhlak yang baik, maka Rasulullah SAW membacakan firman Allah, “Jadilah engkau pemaaf dan perintahkan orang mengerjakan yang ma’ruf, serta berpalinglah dari orang-orang yang bodoh.” (QS al-A’raaf [7] : 199). Kemudian beliau bersabda lagi, “Itu berarti engkau harus menjalin hubungan dengan orang yang memusuhimu, memberi kepada orang yang kikir kepadamu dan memaafkan orang yang menganiayamu.”  (Hr. Ibnu Abud-Dunya)

Kaum beriman adalah orang-orang yang bersifat memaafkan, pengasih dan berlapang dada, sebagaimana dinyatakan dalam Al Qur’an :  “(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema’afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” (QS. Ali ‘Imraan [3]:134)

Belajar dari kisah Rasulullah sallallahu alaihi wassalam 

Sebuah kisah berawal di sudut pasar Madinah Al-Munawarah. Disana hiduplah seorang seorang pengemis Yahudi buta, yang hari demi hari apabila ada orang yang mendekatinya ia selalu berkata “Wahai saudaraku jangan dekati Muhammad, dia itu orang gila, dia itu pembohong, dia itu tukang sihir, apabila kalian mendekatinya kalian akan dipengaruhinya”.

Namun setiap pagi pula, Rasulullah sallallahu alaihi wassalam mendatanginya. Beliaupun tak pernah lupa untuk selalu membawakan pengemis tersebut makanan. Semua itu beliau lakukan dengan tanpa berkata sepatah kata pun. Dengan tetap rendah hati dan penuh kasih sayang, beliau menyuap makanan yang dibawanya tersebut, kepada sang pengemis. Dan setiap itu pula, si pengemis tak lupa berpesan dengan kalimat yang sama. Namun, Rasulullah Sallallahu alaihi wassalam masih dan terus melanjutkan kebiasaan itu, sampai akhirnya beliau wafat.

Suatu hari Abubakar r.a berkunjung ke rumah anaknya Aisyah r.a.  Abubakar r.a bertanya kepada putrinya tersebut, tentang adakah sunnah dari Rasulullah sallallahu alaihi wassalam yang belum dikerjakannya. Aisyah r.a kemudian menjelaskan bahwa setiap pagi Rasulullah Sallallahu alaihi selalu pergi ke ujung pasar dengan membawakan makanan untuk seorang pengemis Yahudi buta yang berada di sana.

Keesokan harinya Abubakar r.a. pergi ke pasar dengan membawa makanan dan menemui pengemis buta itu. Beliau mendatanginya dan memberikan makanan kepada si pengemis yahudi.

Ketika beliau mulai menyuapinya, tiba- tiba si pengemis itu berteriak,
“Siapa kau ? engkau bukan orang yang biasa mendatangiku. Apabila dia datang kepadaku, aku tak perlu memegang dan mengunyah makananku sendiri. Dia yang biasa menghaluskan makanan itu dengan mulutnya, setelah itu dia menyuapkannya untukku”, kata pengemis itu dengan nada marah.

Subhanallah, Abubakar r.a. terkejut mendengar kalimat itu, dan selanjutnya beliau tidak dapat menahan air matanya. Sambil menangis, Beliau menceritakan kepada pengemis itu, bahwa beliau memang bukanlah orang yang terbiasa datang kepadanya. Dia adalah sahabat manusia mulia tersebut.

“Beliau adalah Rasulullah Muhammad Sallallahu Alaihi Wassalam.” Lanjut Abu bakar r.a.

Mendengar cerita dari beliau, Seketika itu si pengemis pun ikut menangis dan kemudian berkata,

“Selama ini aku selalu menghinanya, memfitnahnya, tapi dia tidak pernah memarahiku sedikitpun, ia mendatangiku dengan membawa makanan setiap pagi. Dia benar- benar sangat mulia” cerita sang pengemis dengan terisak.

Dan di akhir kisah, akhirnya si Pengemis Yahudi buta tersebut, bersyahadat dihadapan Abubakar r.a.

Subhanallah, sungguh mulia pribadi Rasulullah Sallallahu alaihi wassalam. Beliau mengajarkan kepada kita tentang bersikap arif kepada orang miskin, dan tetap memperlakukan sesama kita dengan baik, walau bagaimanapun jahatnya mereka atas kita. Beliau juga mengajarkan tentang kedalaman kebaikan dari sebuah memaafkan, dan kasih sayang dalam mengasihi. Semoga rahmat Allah selalu tercurah untuk beliau, Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa ala ‘aali Muhammad.

Refrensi :

http://perguruan-al-hikmah.blogspot.com/2010/02/mulianya-sikap-memaafkan.html

http://jalandakwahbersama.wordpress.com/2009/06/19/memaafkan/

(NayMa/Voa-islam.com)

FREE DOWNLOAD MERAJUT UKHUWAH UNTUK KEMENANGAN DAKWAH (UST. ABDULLAH SUNONO) SABTU, 12 MEI 2012.mp3

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: