Archive | June, 2012

Sebuah Catatan Minor: Memahami Kembali Langkah Pemuda Islam dalam Menghadapi Degradasi Akhlak-Moral

30 Jun

Oleh: Ahda Abid Al-Ghiffari[1]

Di negeri ini, sejarah yang ditulis penuh sesak dengan kehadiran pemuda. Dosen, guru, dan para pendidik jenis lain sering menggunakan kata “pemuda” sebagai alat untuk mengobarkan semangat mahasiswa atau siswanya. Kita rujuk dari mulai terbentuknya kesadaran nasional di Hindia Belanda hingga Reformasi yang spektakuler itu, mengapa identik dengan pemuda? Di Hindia Belanda awal abad 20 lahirnya nasionalisme diidentikkan dengan pemuda, hingga rentang masa menjelang itu, pemuda didengungkan terus berpartisipasi menegakkan “keadilan” menurut versi mereka. Proklamasi kemerdekaan masih tetap digemborkan dengan semangat pemuda yang menuntut golongan tua agar segera singgah ke pelaminan kemerdekaan. Melompat jauh pada tahun 1966 ketika rezim Orde Lama sudah tak sanggup mengatasi para pemuda yang terus mendesak “penyegaran” bagi kehidupan masyarakat dan bernegara. Kemudian rentang tiga puluh dua tahun post-desakan itu, “penyegaran” yang dituntut oleh pemuda Angkatan 66 itu dipertanyakan lagi oleh para pemuda angkatan Reformasi. Terus saja kita mempertanyakan, apa yang mereka perjuangkan? Nasionalisme? Demokrasi? Kesejahteraaan? Tema-tema tersebut umum menjadi bahan diskusi yang lama-lama mungkin membusuk dan tinggal menjadi obrolan mahasiswa di sore hari yang penuh dengan guyonan belaka.

Apa salah berkata demikian? Bagaimana jika kita mempertanyakan, “di mana peran pemuda Islam pada masa-masa spektakuler dalam sejarah Indonesia yang penuh dengan romantisisme tersebut?” Apakah nihil, atau memang dikebiri dan dihapuskan perannya dalam historiografi Indonesia? Meskipun, pada waktu-waktu tertentu mereka (pemuda Islam) muncul di tengah pertentangan strategis antara pemuda-pemuda yang berideologi (agama) lain. Ahmad Khudori dalam sebuah kajiannya pernah mengatakan, “… Salah Satu cara musuh-musuh Islam untuk memutuskan Umat Islam dengan agamanya adalah memutus hubungan pemuda-pemuda Islam dari sejarah Umat Islam pendahulunya….” Mungkinkah telah terjadi suatu startegi untuk melemahkan pemuda Islam? Belum lagi jika kita mempertanyakan perannya dalam pembinaan aqidah, akhlak, dan moral masyarakat, tempat ia berenang di lautan kesengsaran, kecurangan, dan konspirasi setan-setan politik. Jelas, pemuda Islam bukanlah pemuda sekuler yang hanya menuntut kemerdekaan, nasionalisme, demokrasi dan ideologi lain, yang seharusnya para pemuda Islam itu sadar bahwa perjuangan tentang nasionalisme, demokrasi dan segala tetek bengeknya itu hanyalah buatan manusia, tak pantas diperjuangkan, kalau tidak ingin dikatakan hanya nafsu manusia belaka. Bukan saatnya lagi berteriak-teriak untuk menyadarkan mereka yang tidak mengerti tentang sejarah keterlibatan pemuda Islam di masa-masa kenangan itu. Bukankah action itu lebih bermanfaat?

Pemuda Islam itu, bergerak melalui idealita yang digariskan oleh Allah melalui dua pusaka populer milik umat Islam: al-Qur’an dan as-Sunnah. Kita tidak bisa memungkiri itu: bagaimana jadinya membicarakan pemuda Islam tapi lepas dari sudut pandang al-Qur’an dan as-Sunnah. Pemuda Islam dengan peranannya adalah sebuah integritas tiada habis, sebuah perenungan sepanjang zaman yang terus diperbincangkan. Kita kutip saja surat ali-Imraan ayat 104:

Allah Subahanahuwata’ala berfirman, yang artinya,

“Dan hendaklah di antara kamu ada segolongan orang yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh (berbuat) yang ma’ruf , dan mencegah dari yang mungkar. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung”

Ayat tersebut sebenarnya merupakan “teori umum” atau pedoman yang populer bagi siapa saja yang ingin “menebarkan kebaikan.” Tak sulit mengatakan jika, tugas tersebut dilimpahkan pada segolongan kelompok yang paling banyak berada di masyarakat: Pemuda Islam! Maka, pemuda Islam adalah segolongan kelompok yang berada di masyarakat. Mereka adalah orang-orang yang cukup beridealisme hanya dengan al-Qur’an dan sunnah Nabi-nya, adapun nilai-nilai dan ilmu lain yang digunakan untuk mempertanyakan perannya adalah masalah metode, bukan metodologi. Sayyid Quthb pernah mengatakan:

Referensi utama yang diadopsi oleh generasi pelopor adalah al-Qur’an, hanya al-Qur’an semata… sabda-sabda dan petunjuk Rasulullah Saw merupakan satu dari beberapa konsekuensi yang bersumber dari al-Qur’an.[2]

Generasi pelopor yang dimaksud Sayyid Quthb adalah generasi sahabat ridwanullah ‘alaihim. Namun, bukankah tidak menutup kemungkinan, jika kita katakan bahwa ada generasi pelopor juga setelah generasi para sahabat tersebut, yaitu generasi pelopor yang meniru generasi sahabat?  

 

Pemuda dan Degradasi Moral: Revitalisasi Dakwah Aqidah Islam!

Sejarawan membagi periode perjuangan Nabi Muhammad dalam dua tempat penting di Arab: Makkah dan Madinah. Makkah adalah tempat Nabi Muhammad menyeru tauhid dan membangun aqidah sahabat-sahabatnya ketika pertama kali masuk Islam. sedangkan periode Madinah adalah tempat Nabi Muhammad membangun kekuatan, syari’at dan akhlak bagi umatnya. Ada satu cerita menarik yang di dapat dari periode Madinah tersebut. Suatu ketika, Nabi Muhammad tengah menemui para sahabatnya yang sedang berada di dalam sebuah kedai minuman. Para Sahabat tersebut sedang mabuk keras karena khamr yang dipesan mereka. Singkat kisah, Nabi Muhammad membacakan suatu ayat tentang larangan meminum khamr di depan para sahabatnya itu. Serentak setelah ayat tersebut dibacakan, para Sahabat nabi yang sedang mabuk tersebut lantas membuang khamr yang di pesannya, begitu pila dengan pemilik kedai minuman tersebut. Mereka sama-sama membuang khamr tersebut tanpa pandang bulu atau berikap eman-eman.

Demikian iman dan tauhid yang begitu kuat melekat di dalam dada para Sahabat tersebut. Iman dan tauhid tersebut adalah hasil binaan Nabi Muhammad pada periode Makkah. Begitu taatnya mereka kepada Allah dan Rasul-Nya: Sahabat dengan begitu saja, tanpa pikir panjang menaati perintah Allah dan Rasul-Nya tersebut. Aqidah adalah hal pertama yang dibina Nabi Muhammad Saw ketika menyampaikan risalah kenabiannya. Pada Periode Makkah, kerusakan akhlak dan moral sedang terjadi di tengah tatanan masyarakat Arab yang tradisional ortodoks. Terjadi sebuah konsekuen yang logis ketika tatanan mayarakat yang tradisional ortodoks hasil buatan manusia tersebut mengakibatkan kerusakan moral. Tak perlu penulis gambarkan kerusakan moral tersebut, karena terlalu banyak buku sejarah Islam yang menggambarkannya.

Di tengah kerusakan akhlak dan moral tersebut, ada juga sekelompok masyarakat yang masih ingin memperbaiki akhlak masyarakat Arab, namun kita tidak bisa memungkiri, karena pada gilirannya, sekelompok masyarakat tersebut, walaupun ingin memperbaiki kondisi moral masyarakat, namun juga masih melakukan peribadatan yang salah, atau masih terdapat peribadatan yang hanya meniru nenek moyang mereka: penyembahan terhadap berhala dan sejenisnya menjadi suatu hal yang biasa. Seaindainya Rasulullah pada awal perjuangannya berjuang untuk mengatasi degradasi ahklak-moral, Pan-Arabisme, dan pemberontakan melawan Romawi dan Persia (hal-hal lain yang dihadapi bangsa Arab), maka dakwahnya akan sangat diterima, bahkan didukung karena ia tidak akan menyinggung masalah-masalah peribadatan jahiliah. Sebaliknya, fakta sejarah yang ada, beliau terlebih dahulu menegaskan laa ilaaha illallah (tiada sesembahan lain yang patut disembah kecuali Allah) sebelum mengatasi masyarakat Arab yang rusak karena tatanan jahiliah hasil tradisi manusia itu.

Bandingkan dengan sekarang, terlalu banyak orang yang menyeru terhadap perbaikan moral, bahkan ada banyak juga yang bersembunyi di balik slogan pendidikan karakter, sebagai upaya membentuk masyarakat yang bermoral. Namun, kita juga tidak dapat memungkiri, orang-orang yang menyeru tentang perbaikan moral tersebut adalah orang Islam yang “tak sadar dien Islam.” Mereka ingin memperbaiki moral masyarakat dengan alternatif dan slogan-slogan lain, selain Islam, meskipun, sekali lagi, kebanyakan dari mereka adalah muslim. Bukannya ingin membicarakan masyarakat yang sekuleristik, namun konsekuensinya tetap saja mengacu pada hal tersebut. Masyarakat yang sekuleristik tidak akan mengacu pada tindakan-tindakan non-relijius untuk mengatasi persoalan-persoalan duniawi yang menurut mereka hanya bisa diselesaikan dengan solusi-solusi duniawi pula.[3] Akankah kita termasuk golongan yang seperti itu?

Inilah suatu awal untuk mempertanyakan peran pemuda Islam dalam membendung degradasi moral. Pemuda Islam tidak hanya akan menyeru pada hal-hal yang frontal untuk mengatasi degradasi moral. Lebih dari itu, memahamkan kepada pelaku degradasi moral tentang “mengapa mereka tidak boleh melakukan hal-hal yang mengakibatkan kerusakan akhlak-moral,” melalui pemahaman dien Islam lebih penting dibanding terus-menerus secara teratur meneriakkan “berantas kemaksiatan,” meskipun hal tersebut juga perlu dilakukan sebagai nahi mungkar ketika kondisi masyarakat sudah tidak bisa diajak “berkompromi” lagi. Maka di sinilah perlunya untuk memulai gerakan pembendungan degradasi moral tersebut melalui pemahaman aqidah Islam yang benar menurut tradisi pemikiran ahlus sunnah wal jamaah. Dengan kata lain, pemuda Islam itu bukan hanya sekelompok insan yang meneriakkan slogan-slogan “pembendungan degradasi moral”, namun pemuda harus lebih dalam tenggelam pada perjuangan aqidah Islam sebagai cara yang prinsipil untuk menangani masalah kerusakan moral, atau setidaknya, ia sadar bahwa berteriak tentang “penegakkan Islam” di bumi adalah lebih penting, dibanding jika hanya berteriak “marilah kawan-kawan, kita perkuat national character building kita dengan semangat nasionalisme!!” yang nampak emosional, persuasif dan retorik namun terefleksikan dengan omong kosong belaka.

Apa yang harus dilakukan pemuda Islam? Dari penjelasan di atas, telah jelas bahwa poin terpenting dan utama yang harus diperbuat untuk memposisikan diri di tengah masyarakat yang sebagian besar collapse akhlaknya adalah dakwah aqidah. Inilah yang dicontohkan Rasulullah dalam membina ummat-nya, dan inilah yang harus diamalkan pemuda Islam. Mereka yang memiliki visi mengadopsi dan belajar dari sejarah kenabian untuk dijadikan pedoman langkah-langkahnya di zaman ini, maka tidak berlebihan jika kita mengatakan pemuda Islam adalah golongan yang sadar sejarah. Secara aplikatif, pemuda Islam adalah bagian yang unggul dan produktif secara usia. Mereka adalah golongan yang relatif mampu menghidupkan pengajian-pengajian aqidah dalam masyarakat. Ini tidak mudah, tantangan selalu dihadapi, karena dakwah aqidah yang sesungguhnya pasti akan bertentangan dengan “apa yang diyakini masyarakat.” Berkaitan dengan ini, Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani menuturkan:

Rasulullah Saw adalah suri teladan yang baik dalam memberikan jalan keluar bagi semua problem umat Islam di dunia modern sekarang ini pada setiap waktu dan kondisi. Hal ini yang mengharuskan kita memulai dengan apa-apa yang telah dimulai oleh Nabi kita, yaitu pertama-tama memperbaiki apa-apa yang telah rusak dari aqidah kaum muslimin. Dan yang kedua adalah ibadah mereka. Serta yang ketiga adalah akhlak mereka…. sesungguhnya urusannya tidaklah mudah sebagaimana yang disangka oleh sebagian mereka… dan di antara mayoritas kaum muslimin pada masa ini yang mengucapkan kalimat [thayyibah] (laa ilaaha illallah –pen) tetapi tidak memahami maknanya secara benar.[4]

Demikian, sudah saatnya, pemuda Islam memberi perhatian lebih terhadap dakwah aqidah ini jika menginginkan sebuah tatanan masyarakat yang unggul akhlaknya, atau dalam bahasa yang populer “masyarakat yang berakhlak mulia.” Sebuah masyarakat yang didiami oleh pemuda Islam, sebagai “elemen tengah” telah memiliki sebuah kunci untuk membentangkan sebuah peradaban. Maka tidak heran jika Rasulullah Saw menyebut Ali bin Abi Tholib, seorang pemuda cerdas saat itu yang menjadi salah satu Khulafaur Rasyidin yang terkenal  itu, sebagai “kuncinya ilmu.” Kembali kita bertanya, adakah suatu peradaban yang unggul akhlak-moralnya tanpa disertai pemuda dan aqidah Islam yang kuat? Tidak terlalu berlebihan jika kita mengatakan, sepertinya mustahil mengawang-awang atau membolak-balik buku sejarah untuk menemukan sebuah peradaban yang lebih baik akhlak dan moralnya tanpa disertai dengan aqidah Islam yang mapan. Wallahu’alam bishawab.[]

 

Referensi

Al-Qur’an Al-Karim

Sayyid Quthb, 2009, Ma’alim Fi Ath-Thariq, a.b. Mahmud Harun Muchtarom, Yogyakarta: Uswah.

Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, 2001, “At-Tauhid Awwalan Ya Du’atsal Islam”, a.b. Fariq Gasim Anuz, Tauhid: Prioritas Pertama dan Utama, Jakarta: Darul Haq.

Thohir Luth, 2005 (cetakan kedua), M. Natsir: Dakwah dan Pemikirannya, Jakarta: Gema Insani.


[1] Peserta Islamic Article Competition (IAC), Mahasiswa UNY jurusan Pendidikan Sejarah (2009) NIM: 09406241042, pemerhati dunia dakwah, aktifis dan pegiat kegiatan dakwah remaja masjid.

[2] Sayyid Quthb, 2009, Ma’alim Fi Ath-Thariq, a.b. Mahmud Harun Muchtarom, Yogyakarta: Uswah, hlm. 34.

[3] Sekuleristik, atau sekulerisme secara umum merupakan salah satu “virus” yang menyerang Islam (secara historis maupun normatif) yang hakikatnya, semua muslim sejati “berhak” melindungi dirinya dari virus ini. Seluruh ulama Islam yang tahu tentang paham pemisahan agama dengan urusan-urusan publik ini, sadar tentang bahayanya yang terus menggerogoti Islam. M. Natsir (dan kawan-kawannya), seorang ulama dan politikus pada masa Orde Lama, telah menyadari tentang sekulerisme tersebut, di saat kebanyakan ulama ortodoks masih belum sadar terhadap paham ini. Padahal paham ini sudah dihembuskan sejak kolonialisme modern bercokol di negeri-negeri Timur. Lihat Thohir Luth, 2005 (cetakan kedua), M. Natsir: Dakwah dan Pemikirannya, Jakarta: Gema Insani, hlm. 115.

[4] Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani, 2001, “At-Tauhid Awwalan Ya Du’atsal Islam”, a.b. Fariq Gasim Anuz, Tauhid: Prioritas Pertama dan Utama, Jakarta: Darul Haq, hlm. 9 dan 32.

Advertisements

Jilbabkuhibiniu Bikin Persiapan Ramadhanmu Luar Biasa!

28 Jun

Datang dan Ikuti Tarhib Ramadhan yang bertajuk Jilbabkuhibiniu Pawai sepeda Fun bike sambil tebar jilbab, Undangan ini ditujukan uat semua remaja masjid di Yogyakarta, Ativis Islam, Pemuda Islam, Masyarakat umum, tebuka untuk umum siapa saja boleh ikut.

Gak kerasa eh teryata Bulan Ramadhan dah mau tiba lagi, pingin cepet-cepet buruan menikmati bulan ramadhan kembali  rasanya , nah sobat remaja masjid sudah pada siap-siap belum kalo belum buruan persiapkan dirimu menyambut bulan mulia ini.

Yang masih pada bolong-bolong kemarin belum disahur ayo buan disahur, buat bulan besok tentunya harus lebih baik nih dari tahun kemarin/ Hayoo  yang masih jarang ke masjid banyak-banyakin ke masjid , yang masih sering   buber ngabuburit dan ninggalin sholat  isya dan tarawehnya jamaah di masjid di tahun kemarin buruan insaf  jangan   bablas kan  cuma 1 tahun sekali jangan sia-siakan donk.

Pokoknya gini kalo mau jadi remaja jenius  yang beruntung hari ini harus lebih baik dari kemarin itu perinsip kalo mau jadi remaja keren dunia akherat. Eh iya kembali lagi sobat untuk persiapan ramadhan selain kita latihan puasa senin kamis dulu biar gak kaget latihan fisik juga perlu biar pas puasa produktif gak lemesan makanya buruan ajak remaja masjid di kampungmu m teman-temen kamu untuk ikut acara sepedaan sehat plus dapat pahala kan asyik tuh, pahala silaturohmi, pahala dakwah, dan masih banyak lagi , niat gowes sambil ibadah pastis seru, sehat, dapat teman baru, dapat pahala josssss!!!  .

IKUTI ! TARHIB RAMADHAN

“JILBABKUhibiniu”
——————————
Pawai Sepeda (Fun Bike)& TebarJilbab
Dari Pakualaman Menuju Nol Kilo Meter
————————————————–
Khusus buat sahabt sm@rt syuhada kita nanti lewat syuhada
jadi kita ampiri saja di masjid syuhada ya !
———————————————————
Ahad 8 Juli2012 I 08.00-11.00
——————————————–
2 Lembaga/Organisasi/Masjid Terheboh
akan adapat dorprize menarik.
———————————-
siapkan sepeda
——————
GRATIS
———————————————————–
Undangan ini untuk Remaja Islam, Aktivis Islam &
Masyarakat Jogja mari rapatkan barisan menuju bulan kemenangan

Kajian2Pekanan “Kerenkan Diri di Ramadhanmu!”

27 Jun

Ayo Hadiri!

Bulan Ramadhan segera tiba,
Ayo kerenkan diri di bulan yang mulia
Agar selama 30 hari dapat meraih cinta-Nya!
——————————————————————–
HADIRI!
Kajian2Pekanan FSRMY
KERENKAN DIRI DI RAMADHANMU!
——————————————————————–
pembicara KANG KUNCORO
(pengisi Lentera Rohani RetjoBuntung FM Radio)
——————————————————————–
Sabtu, 30 Juni 2012
20.00 WIB
di Masjid Al-Mustaghfirin, Winong, Prenggan, Kotagede
——————————————————————–
GRATIS!
——————————————————————–
untuk putra dan putri

Pencuri Shalat

22 Jun

 

Dalam sebuah riwayat dari Abu Hurairah, bahwasannya Nabi Muhammad bersabda, “manusia yang paling buruk perbuatan mencurinya adalah yang mencuri shalatnya. Seseorang (Sahabat) bertanya,”wahai Rasulullah bagaimanakah seseorang itu mencuri shalatnya? “ yaitu tidak menyempurnakan ruku’ dan sujudnya, jawab Nabi”. ( Shahih, HR. Ibnu Hibban, lihat Shahih Al Jami’ {966, 986} )

Sesuai dengan pengertian mencuri shalat dalam hadist di atas, yang di maksud dengan mencuri shalatnya adalah seseorang yang melakukan shalat tanpa Tukmakninah. Sedangkan pengertian tukmakninah adalah ketika setiap tulang mengambil posisi masing-masing dalam shalat. Bias juga di artikan santai, tenang tidak terburu-buru.

Dalam sebuah riwayat, Nabi bersabda, “tidak ada di beri pahala shalat seseorang yang tulang belakangnya tidak diluruskan ketika ruku’(tidak tukmakninah)”. (Hasan Shahih. HR. Ahmad, Abu Dawud. Lihat shahih al jami’ {7224,7225} )

Dalam riwayat lain, Nabi bersabda,”Allah tidak akan melihat kepada seseorang yang tidak menegakkan tulang belakangnya ketika ruku’ dan sujudnya.” (Shahih. HR. Ahmad)

Dalam riwayat lain, Hudzaifah bertanya, ‘ sejak kapan kamu mengerjakan shalat seperti yang kulihat tadi (tidak tukmakninah) ? ‘sejak empat puluh tahun yang lalu,’ jawab orang itu. Lalu huzhaifah berkata,’selama empat puluh tahun ini kamu tidak shalat sama sekali, dan jika kamu mati, kamu mati di atas selain fitrah Muhammad.” (HR. Ibnu Hibban)

Bentuk-bentuk pencurian shalat ada bermacam-macam sebagaimana tertuang dalam hadis-hadis shahih berikut :

Pada hari Kiamat kelak, Allah Swt tidak akan menerima shalat seseorang yang tidak meluruskan tulang punggungnya (berdiri tegak) antara ruku’ dan sujudnya.’ (HR Ahmad dari Abu Hurairah).

Tidakkah orang yang memalingkan mukanya dalam shalat merasa cemas bahwa Allah Swt akan mengubahnya menjadi muka sesekor keledai?’ (HR Bukhari – Muslim dari Abu Hurairah).

Barang siapa shalat dua raka’at, di dalamnya ia tak berbicara sedikitpun dengan hatinya tentang soal dunia, niscaya diampuni dosa-dosanya yang lalu.’ (HR Ibnu Abi Syaibah).

Pada intinya pencurian shalat meliputi segala perilaku yang merusak kesempurnaan pelaksanaan rukun-rukun maupun syarat sahnya. Kedua hal terakhir ini dapat Anda simak kembali di buku paket Agama Islam adsik-adik SMP (yah, hitung-hitung bernostalgia masa-masa indah semasa jadi pelajar SMP dulu…).

Namun ada hal-hal lain yang juga patut diwaspadai kalau menghendaki shalat kitamabrur alias diterima oleh Rabb Azza wa Jalla sebagaimana digambarkan dalam penggalan hadis qudsi berikut :

Tidaklah Aku menerima shalat dari setiap orang. Aku hanya akan menerima shalat dari siapa yang merendah (diri) demi kebanggaan-Ku, berkhusyu’ demi keagungan-Ku, mencegah nafsunya dari segala larangan-Ku, melewatkan siang-malamnya dalam mengingat-Ku, tidak terus menerus dalam pembangkangan terhadap-Ku, tidak bersikap angkuh terhadap mahlukKu dan selalu mengasihani yang lemah dan menghibur orang miskin demi keridhoan-Ku…’ (HR Ad-Daruquthni).

Jadi, hukuman bagi pencuri shalat sesuai hadist di atas adalah:

  1. shalatnya tidak mendapatkan pahala/ shalatnya sia-sia belaka.
  2. termasuk dosa besar seseorang yang shalatnya tanpa tukmakninah.
  3. Allah tidak akan pernah melihat kita, ini berarti kita rugi.

 

Perkara shalat adalah perkara yang pertama kali akan di audit, di pertanggung jawabkan dan di hisab pertama kali. Barangsiapa shalatnya bagus maka perkara lainnya bagus.

Nabi bersabda,”Amal yang pertama kali di hisab pada hari kiamat dari seseorang hamba adalah shalatnya. Jika shalatnya baik maka telah sukses dan beruntunglah ia, sebaliknya jika rusak, sungguh telah gagal dan merugilah ia.” (Shahih. HR. Baihaqi)

 

Semoga kita segera sadar untuk memperbaiki shalat kita, BACK TO MASJID !

Kenapa kita harus berdoa dan betaubat ?

21 Jun

Masalah sesungguhnya adalah saat kita jauh dari AllahSukses sesungguhnya adalah ketika kita dekat ama Allah.

DOWNLOAD Zina Menghapus Rezeki – Ust Yusuf Mansur (mp3)

Kesungguhan kita bertobat insya Allah menjadi bagian dari rezeki yang besar dari Allah SWT. “Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga…” (Q.S. Ali Imran [3]:133)

10 HAL YANG MEMBUAT DO’A TIDAK

DIKABULKAN MENURUT IBRAHIM BIN ADHAM

  • Kalian telah mengenal Alloh tetapi tidak menunaikan hak-haknya.
  • Kalian telah membaca Al Qur’an tetapi tidak mengamalkan isinya.
  • Kalian mengaku cinta kepada Rosulullah tetapi meninggalkan sunnahnya.
  • Kalian mengaku benci kepada syaitan tetapi tetap memenuhi ajakannya.
  • Kalian mengaku ingin masuk surga tetapi tidak memenuhi syarat-syaratnya.
  • Kalian menginginkan selamat dari api neraka tetapi kalian menjerumuskan diri kepadanya.
  • Kalian menyakini kematian merupakan suatu kepastian tetapi tidak pernah mempersiapkan diri menghadapinya.
  • Kalian sibuk mengurusi aib orang lain tetapi mengabaikan aib sendiri.
  • Setiap waktu kalian menguburkan orang yang wafat tetapi setiap itu pula kalian tak pernah mengambil pelajaran daripadanya.
  • Kalian telah menikmati kurniaan Allah tetapi kalian tidak pernah mensyukurinya.

RANGKUMAN 10 DOSA-DOSA BESAR YANG BIKIN RIZEKI SERET, MASALAH TAMBAH RUWET, 

  1. SYIRIK, MENYEKUTUKAN ALLAH SWT
  2. MENINGGALKAN SHOLAT.
  3. DURHAKA TERHADAP ORANG TUA.
  4. ZINA.
  5. HARTA HARAM,REJEKI HARAM.
  6. MINUM-MINUMAN KERAS,MABUK-MABUKKAN
  7. MEMUTUSKAN TALI SILATURRAHIM.
  8. BERBUAT KEBOHONGAN,SAKSI PALSU.
  9. KIKIR,PELIT.
  10. GHIBBAH,BERGUNJING.

ALLAH AKAN MAHA PENGAMPUN BAGI HAMBANYA YANG BERTOBAT

Menjadi Muslim Kreatif

18 Jun

7 Golongan manusia yang bakal mendapat perlindungan arasy Allah di padang masyar di kala tiada perlindungan melainkannya. Moga kita termasuk dari 7 golongan ini kelak. Aminn. 

Dakwah komunikasi Visual ya ini plesetan dari satu jurusan di Ilmu komunikasi yaitu DKV (desain komunikasi visual ) sebuah cabang keilmuan jurusan desain komunikasi . Ada satu hal yang keren dari sebuah design sebuah gambar atau visual mempunyai pengaruh yang lebih efektif dibandingkan tulisan, mengemas pesan secara sederhana dan lebih teringat dan berkesan bisa dikomunikasikan dengan baik.

Misal iklan rokok keberhasilan iklan-iklan rokok yang mengkontruksi dengan komunikasi visual bahwa rokok itu identik dengan gaya hdup, dengan macho berhasil mengkelabui banyak pemuda sat ini , Ya itulah kekuatn iklan visual belum lagi ditambah iklan audio visual yang berhasil menyentuh emosi , psikologi, pengindaraan dan pengelihatan pendengaran .

kata dosen saya dengan media kebohongan yang komunikasikan dengan baik dan diulang-ulang terus menerus bisa menjadi kebenaran yang dipercayai dan diyakini banyak orang. (EFEK MEDIA)

Biasanya untuk membuat suatu design banyak yang hanya berputar pada what to say , apa yang disampaikan tapi kadang kita tidak memperhatikan how to say bagaimana cara menyampaikan(kemasannya).

Misalnya nih how to say adalah gimana sih mengemas  para penceramah kotbah jumat agar menyampaikannya secara kreatif  agar jamaah tidak ngantuk, misal dengan powerfull communication, dengan story telling seperti ust.yusuf mansur menyentuh melalui contoh masalah dan atau dengan nada mengebu-gebu bergelora seperti Ir.soekarno.

Kreativitas itu penting dalam Islam bagaimana menyampaikan contoh kongkrit saat saya ke jakarta untuk mengikuti grand final pekan produk kreatif indonesia di jakarta convensional center saat itu khotbah jumat disana saya cukup berkesan karena kotib jumat  mengunakan lcd projector slide dan dikemas secara kreatif yang Islami .

Contoh lagi ini desain – desain keren

 DOWNLOAD : AL FATIH DAN SYARAT KEMENANGAN (UST. HERRY NURDI) MABIT IKHWAN 20 APRIL 2012

KREATIF ITU bukan cuma design graphis loh kawan2 kreatif itu luas pengertiannya dalam banyak hal bisa diaplikasikan.

Menjadi Kreatif dan Produktif
Ketika kita mendengar kata kreativitas, seringkali yang muncul di benak kita adalah para penulis, pelukis, penyair, musisi – para seniman yang bergerak di dunia seni. Padahal kreativitas mencakup hal-hal yang lebih luas, misalnya: mengelola bisnis yang berkembang pesat, meningkatkan nilai penjualan produk kita, melakukan negosiasi bisnis, menyusun program komputer, menjadi orang tua yang inovatif, memiliki hidup yang menyenangkan dan membahagiakan, semuanya memerlukan tingkatan tertentu kreativitas. Kreativitas dan saat-saat penuh inspirasi merupakan hal yang sangat penting bagi segala aspek yang kita lakukan dalam hidup ini – hubungan, keluarga, bisnis, pekerjaan, dan komunitas sosial.
Kita semua dilahirkan dengan potensi kreativitas.

Merasakan hadir 100%  pernah gak kawan kamu makan sambil nonton tv tau-tau makananya habis dan kamu merasakan belum makan karena  tidak menikmati itu . Pernah gak kamu sedang ada disatu forum tapi pikiran kamu didunia lain diluar forum. Pernah coba kah makan dengan merasakannya sambil bersyukur menikmati setiap suapan nasi , atau 100 % didalam suatu forum coba deh coba pasti beda nikmatnya.

Kadang kita tuh sholat   fisiknya tapi jiwanya ntah kemana tau gak kusuk mikirin apa, memang susah sih tapi harus dilatih dan dipaksakan. Niat sebuat niat dan alasan karena Allah akan berbda dengan orang yang sholat kareana kewajiban atau sekedar memenuhi rutinitas. Habis niat coba deh merasakan 100 % kadang tuh yang sering kita bablasapalagi  pas bacaan rukuk dan sujud , kebanyakan sih blebat bagai tak berjiwa kadang malah tak dibaca.

Buat teman-temanku se Iman ayo kita mulai coba berkualitas dalam ibadah sholat kita agar nanti amalan yang lain juga bisa berkualitas dengan cara tahu artinya dan memahami artinya .

Sholatlah kawan sebelum disholatkan

18 Jun

Dulu  waktu aku kecil aku tak mengerti kenapa aku disuruh sholat yang ku tau kalo sholat dapat pahala kalo ditinggalkan aku dapat dosa. Tapi memang dari kecil hingga remaja ayah dan ibuku selalu menyuruhku untuk sholat apalagi kalo aku ikut kegitan disekolah hingga sore ataupun malah nginep pas kegiatan sekolah kalo telpon yang ditanya pertama adalah sholat.

Mungkin ini yang membuatku terbiasa untuk sholat dan misal sampai gak sholat pasti gelo setengah mati seperti ada yang kurang dihidup seperti melakukan dosa besar yang hebat sekali.

Tapi memang saat itu masih sholat hanya untuk kewajiban, kemudian meningkat karena aku belajar di Man aku baru tahu sholat tiang agama dan amalan yang pertama kali dihisap adalah sholat. walau dari kecil udah tahu selalu diceritakan ibuku kalo pas dikubur tu nanti ditanya 3 hal salah satunya sholat yang ditanyakan ama malaikat nungkar nagkir.

lagu jawa yang selalu dinyanyikan ibuq adalah tentang disurga ada 7 bidadari dan juga dineraka ada kolo jengking aku lupa liriknya tapi itu membekas sekali dalam hidupku.

lain cerita dikehidupan nyataku aku kadang merasa bingung saat aku jalan besama teman-temanku sebagian teman ada yang menyikapi sholat cuma sebagai hal yang gak penting ini beneran loh cerita nyata, Pas main  kerumah teman yang lainnya dah waktunya sholat eh terima nungin gua sholat dari pada ikut sholat ” aku sholatnya nanti aja ya gan gitu ngomongnya ntar dijamak kalo sempet, padahal dah sampai masjid  “aneh ” tapi nyata terjadi.

Misal ikut ekskul juga dah tau waktu sholat ada waktu 15 menit sebelum kegiatan terima mementingkan kegitan nya dari pada sholat dulu padahal masih ada waktu. Saat rapat , saat pelajaran , adzan kumandang hanya berhenti sejenak untuk mendengarkan seakan menghargai tapi tak bergegas menuju kemenangan, kalah deh ama setan.

Saja seakan pangilan menuju kemenangan dilupakan begitu saja ini gak cuma satu dua banyak temanku yang kayak gini kadang aku merasa kasihan tak ajak tapi binggung juga gak ada yang mau kadang-kadang jarena gaulnya salah eh aku juga jadi ikut-ikutan molor sholat eh nanti dulu nanggung gitu deh .

Yang bikin geleng-geleng dulu ada ustadz yang ngisi PHBI  di aula sekolahku ditanya siapa yang tadi pagi gak sholat subuh hayoo angkat tangan, pertama sih tanyaya gini bohong itu dosa atau ngak kalo hak mau dosa hayoo jawab .

Wuihhh hampir 50 % bro angkat tangan habis itu mereka disuruh sholat saat itu juga subuh  malah pada plongo apa boleh tanpa dosa tanpa rasa bersalah . Banyak anget remaja zaman sekarang dah kesiangan gak sholat lagi parah parah dan parah ini PR kita gimana calon pemimpin mau bener kalo generasinya bibitnya udah kayak gini.

Saling mengiatkan kawan bahwa sholat itu mencegah bisa  perbuatan keji dan mungkar nah kalo sholat nya bener bener juga amalan yang lainnya . Nih ya saking wajibnya sholat kalo kita lagi sakit gak bisa berdiri boleh duduk, kalo misal gak ada air suruh tayamum, msal duduk gak bisa suruh berbaring, kalo mati juga harus disolatkan .

Hayo mau sholat sendiri atau disholatkan nih gan, oh iya biar sholat itu penuh arti dan merasuk ke kalbu kata ayahku kita harus tau artinya dan merasa diawasi sekaligus mengingat mati cobain deh pahami artinya pasti nyaman dan indah sekali.

 FREE DOWNLOAD KEUTAMAAN SHOLAT

Kedudukan istimewa Sholat dalam Agama:
Sholat merupakan tiang agama
Sholat adalah rukun Islam yang kedua
Sholat merupakan ibadah yang kali pertama di wajibkan Allah swt
Sholat adalah ibadah yang kali pertama di hisab pada hari akhir kelak
Sholat merupakan hal terkhir yang diwasiatkan Rosulullah swas kepada umatnya
Sholat merupakan kunci surga
Sholat sebagai sarana penghubung antara hamba dan Tuhannya
Sholat merupakan cahaya penerang kalbu orang mukmin
Sholat merupakan batasan yang memisahkan seseorang dengan kekufuran

Manfaat dan keutamaan Sholat Subuh:

DISAKSIKAN LANGSUNG OLEH MALAIKAT.
Allah swt berfirman dalam QS. Al Isra’(17):78, yang artinya ; dan (dirikanlah pula Sholat) subuh. Sesungguhnya Sholat Subuh itu disaksikan (oleh para malaikat)”

MANIFESTASI KEMENANGAN MELAWAN SYETAN.
Rosulullah saw bersabda, “Syetan mengikat tengkuk kepala kalian saat tidur dengan tiga ikatan.
Pada setiap ikatan syetan membisikkan,’tidurlah! Malam masih panjang’. Apabila ia bangun lalu berdzikir (berdoa) kepada Allah swt, maka terlepaslah ikatan pertama. Apabila ia berwudlu, maka lepaslah ikatan kedua. Kemudian apabila ia Sholat, maka lepaslah ikatan ketiga.Sehingga pagi itu ia menjadi semangat. Tetapi kalau ia tidak bangun , maka pagi itu jiwanya menjadi terpuruk dan malas” (HR Bukhori dan Muslim).

TERBEBAS DARI KENCING SYETAN. 
Rosulullah bersabda,”Syetan mengencingi telinga seseorang yang terlelap tidur sampai pagi hari sehingga ia tidak melaksanakan sholat” (HR Bukhari)

MENDAPATKAN PAHALA LAKSANA SHOLAT SATU MALAM. 
Rosulullah saw bersabda,”siapa saja yang sholat isya’ berjama’ah , maka seakan-akan dia telah sholat setengah malamm dan barang siapa yang sholat subuh berjama’ah, maka seakan-akan dia telah melaksanakan sholat malam semalam suntuk (HR Bukhari)

MENDAPATKAN KILAUAN CAHAYA YANG TERANG PADA HARI KIAMAT. 
Rosulullah saw bersabda,”berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang berjalan dalam kegelapan menuju masjid-masjid dengan cahaya yang terang benderang pada hari kiamat.” (HR Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

DOSA-DOSA DIAMPUNI. 
Diriwayatkan dari bapaknya Sahl bin Mu’adz bin anas al-juhani, ia berkata,”Rosulullah saw, bersabda, “siapa saja tetap duduk di Musholla, setelah melaksanakan dua rakaat sholat subuh sampai ia melaksanakan sholat dhuha, dan ia tiak berucap kecuali yang baik, maka dosa-dosanya akan diampuni Allah swt, walaupun dosanya itu lebih banyak dari buih di lautan.” (HR Abu Daud)

DISELAMATKAN DARI PANAS API NERAKA. 
Rosulullah saw bersabda,”tidak akan masuk neraka, orang yang menegakkan sholat sebelum matahari terbit (subuh) dan sholat sebelum matahari terbenam (Ashar)” (HR Muslim dan Ahmad)

KABAR GEMBIRA DAN JAMINAN MASUK SURGA.
Rosulullah SAW bersabda,”barang siapa sholat dua waktu yang dingin (subuh dan Isya’), niscaya ia akan masuk surga” (HR Bukhari)

RIZKINYA DILAPANGKAN ALLAH SWT.
“Pada suatu saat, setelah Rosulullah saw, melaksanakan Sholat subuh, ia pulang dan mendapati Fatimah, putrinya masih tertidur. Lalu beliau membalikkan tubuh fatimah seraya berkata,’Hai Fatimah, bangunlah dan saksikan rizki dari Tuhanmu, karena Allah swt membagi rezeki hamba-hamba-Nya diantara sholat Subuh hingga terbit matahari.” (HR. Al-Mundziri, no.2747)

MENDAPATKAN PERLINDUNGAN ALLAH SWT
Rosulullah saw bersabda,”siapa saja yang menunaikan Sholat Subuh, amak ia berada dalam lindungan Allah swt. Maka janganlah sampai Allah swt. menarik kembali jaminan-Nya kepada kalian dengan sebab apapun. Karena siapa saja yang jaminannya telah dicabut oleh-Nya dengan sebab apapun, maka jaminan itu akan tercabut. Kemudia Allah swt akan melemparkannya ke neraka jahanam”. (HR Muslim, Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

MENDAPATKAN KEBERKAHAN DARI ALLAH SWT

Pada suatu saat Rosulullah saw bersabda, seraya berdoa, “Ya Allah swt. Berkahilah umatku pada pagi hari mereka” (HR Abu Daud, Tirmidzi, Ahmad dan Ibnu Majah)

l. MENDAPATKAN PAHALA YANG SEPADAN HAJI DAN UMROH
Rosulullah saw, bersabda,”Barang siapa menunaikan Sholat Subuh berjama’ah, kemudian duduk berdzikir kepada Allah swt, hingga terbit matahari, kemudia sholat dua raka’at (Dhuha), maka baginya seperti pahala haji dan umroh secara sempurna…sempurna…sempurna” (HR Tirmidzi).

Rosulullah saw bersabda,”Batas antara kita dengan orang-orang munafik adalah menegakkan sholat Isya’ dan subuh, sebab orang-orang munafik tidak sanggup menegakkan kedua sholat itu. (HR. Malik, no.268)

Sucikan Niat. Niatkan dalam hati kita akan bangun sebelum adzan subuh dikumandangkan. Dan niatkan itu karena Allah swt mengabulkan dan membangunkan kita pada waktu yang kita minta.
Hindari Dosa dan maksiat, segera bertaubat
Ukur pola makan dan atur pola tidur dengan baik
Yakinkan diri bisa bangun dengan alat pengingat

Rasulullah bersabda : “Kunci surga adalah Sholat, dan kunci Sholat adalah wudhu” (HR Tirmidzi)

Download lagu sholat dari Awan nasyid (ANN)